Iseng-iseng, pz liat2 barisan majalah di rak meja, nemuin salah satu majalah Gogirl! edisi Maret 2010.
Hmmmm…
Maka mulailah saya membacanya (lagi)…
Pz brenti d salah satu halaman, ada satu rubrik, that’s “getsomelosesome”…
Dan judulnya sama persis dengan judul postingan ini..
Karena menurutQ ini patut diketahui oleh semua orang yang beranjak being an ADULT, maka saya akan menulisnya ulang…
Tanpa mengurangi rasa hormat, (dan brhubung gtw mw ijin ke siapa) maka dengan ini saya meminta ijin untuk menyadurnya..
Tidak ad kpntigan lain selain menularkan inspirasi ini ke lebih banyak orang….

GET SOME

  • Licenses To Do Some Stuff

Kalau dilihat dari dewasa menurut usia (di Indonesia 17 tahun), berarti kamu berhak memperoleh kartu identitas seperti KTP, SIM, atau Paspor. Punya kartu identitas ini tentu saja bisa bikin kamu bisa melakukan hal-hal yang ga bisa dilakukan sama anak-anak, seperti nyetir, ikut Pemilu, bahkan kerja ke luar negeri.

  • People Will (finally) Take You More Seriously

Kadang, masukan atau ide-ide besar yang disampaikan oleh remaja, diremehkan begitu aja. Dianggap nggak realistis, terlalu idealis, atau bahkan cuma ambisi sesaat. Padahal kalau dikasih kesempatan, kita pasti bisa mewujudkannya.

  • A Step Closer To Your Dream

Kita memang bisa usaha sedini mungkin, tapi waktu masih sekolah, kewajiban utama adalah belajar. Setelah lulus, waktunya mengejar cita-cita. Start living your passion. Ntah itu dengan bekerja di bidangmu, starting a small business atau mendirikan lembaga sosial like you’ve always dreamed of.

  • Helllooooo Freedom!
  • Menjadi dewasa artinya kita bisa bikin pilihan dan keputusan-keputusan sendiri. Memang, di Indonesia ini orang tua tetap memegang peran penting sampai berapapun umur anaknya, tapi jelas banyak batasan yang berkurang saat kita sendiri bisa menunjukkan sikap dewasa sama mereka. Kamu akan lebih dipercaya, dan bebas mengambil keputusan yang terbaik untuk diri sendiri.

    • Make Money

    And money is powerful, yau can’t argue with that. Saat seseorang udah menghasilkan uang sendiri, dia pegang kendali mau diapain uang tersebut. Nggak lagi bergantung sama orang tua.

    • Less Peer Pressure

    Orang dewasa nggak lagi terlalu dipengaruhi lingkungannya. It’s not about who’s cool ‘n who’s not anymore. Setiap orang punya pilihan and they respect each other’s choise. This means less drama in social life department.

    LOSE SOME


    • Responsibility

    With more freedom comes greater responsibilty. Contoh gampangnya adalah anak kuliah yang jadwal belajarnya jauh lebih bebas daripada SMA. Kalo nggak disiplin dan nggak bertanggung jawab, ya nggak akan kelar2 kuliahnya. Tanggung sendiri juga deh akibatnya.

    • Less Spontaneity

    Menginjak usia dewasa, manusia mulai berfikir secara future-oriented. Segala sesuatu jadi harus direncanakan. Mau liburan dadakan? Hmm…itung-itung dlu, apakah akan mengganggu tabungan untuk beli mobil/rumah/ menikah???

    • No Excuse For Childish Mistakes

    When you’re a minor, people can easily forgive your simple mistake. “Maklum lah, anak kecil”, begitu katanya. Tapi nggak ada excuse semacam itu untuk orang dewasa, bikin kesalahan di dunia kerja misalnya, siap-siap aja dimarahin habis-habisan.

    • Where Have All My Friends Gone??

    Sibuk meraih cita-cita, could take a lot of your time. Sadar-sadar, udah lama juga ga ketemu temenn2. Dan teryata ngajak mereka ketemuan juga nggak semudah itu karena mereka punya kesibukan masing-masing.

    • Problems & Problems

    Kenapa ya banyak masalah yang muncul pas-pasan dengan dewasanya kita? Well, the problems is there long before you knew it, cuma aja orang tua dan orang sekitar nggak lagi menutup-nutupinya di deapn kamu. Semakin dewasa, kita akan melihat kenyataan dengan lebih jelas. Life is not a fantasy land anymore.

    • And When You’re A Mom

    You’ll dedicated your life for your family. Kepentingan pribadi bakal ada di urutan terakhir pada skala prioritas.

    Sumber : Majalah Gogirl edisi Maret 2010